Thursday, June 7, 2012

4Men Once While Living (Lyrics, Romanization, Translation, Download)

Tepat setahun yang lalu lagu ini dirilis. Tapi sampe sekarang nggak ada kata bosen buat denger lagu ini biarpun sudah di playback ratusan kali >.< hehehe apalagi liriknya nunjeb ati banget *jahh* Monggo dilirik~

Once While Living MV

click here to download mp3


HANGUL+ ROMANIZED


눈을 감기만 해도 눈물이 흘러
nuneul gamgiman hedo nunmuri heullo
니가 보여서 많이 보고싶어서
niga boyoso mani bogosiposo
I know 다 끝난 일인걸
I know da kkeunnan irin-gol

같은 공간 같은 시간 같은 세상이지만
gateun gonggan gateun sigan gateun sesangijiman
어딜봐도 어딜가도 너는 보이질 않아
odilbwado odilgado noneun boijir-ana

살다가 한번쯤은 마주치기를
saldaga hanbonjjeumeun majuchigireul
난 아직도 그곳에 살아
nan ajikdo geugose sara
어디서 그 어디서 무얼하든지
odiso geu odiso muolhadeunji
건강하게 행복하게 살아
gon-ganghage hengbokhage sara

살아있단 것으로 정말 고마워
saraitdan goseuro jongmal gomawo
너의 소식이 내가 사는 이윤걸
noye sosigi nega saneun iyun-gol
I know 다 끝난 일인걸
I know da kkeunnan irin-gol

다른 만남 다른 사랑 사랑해도 괜찮아
dareun mannam dareun sarang saranghedo gwenchana
누굴 만나 뭐가 됐건 너만 행복하면 돼
nugul manna mwoga dwetgon noman hengbokhamyon dwe

살다가 한번쯤은 마주치기를
saldaga hanbonjjeumeun majuchigireul
난 아직도 그곳에 살아
nan ajikdo geugose sara
어디서 그 어디서 무얼하든지
odiso geu odiso muolhadeunji
건강하게 행복하게 살아
gon-ganghage hengbokhage sara

(살다가 한번쯤은 살다가 한번쯤은
(saldaga hanbonjjeumeun saldaga hanbonjjeumeun
아직도 아직도 그곳에 살아)
ajikdo ajikdo geugose sara)

한번만 딱 한번만 마주친다면
hanbonman ttak hanbonman majuchindamyon
꼭 이 말 전해줄거야
kkok i mal jonhejulgoya
태어나 너를 만나 고마웠다고
teona noreul manna gomawotdago
잘 살라고 꼭 행복하라고
jal sallago kkok hengbokharago




TRANSLATION

Even if I close my eyes, my tears are flowing
I see you, no, I  want to see you
I know, everything has already ended
The same space, the same time, the same world, but
Wherever I look, wherever I go, I can't see you
We should meet at least once while living
I'm still living there
Where are you?
No matter what your doing be healthy and always live happily
I'm really thankful that you're alive
The news about you is my reason for living
 I know, everything has already endedFrom allfordrama.com
A different encounter, a different person, even if it's love, it's ok
Whoever you meet, whatever you do, as long as you're happy, that's enough
We should meet at least once while living
I'm still living there
Where are you?
No matter what your doing be healthy and always live happily
(At least once while living, at least once while living. Still there, still alive)
Once, just once if we meet
For you being born, for meeting you, I'm thankful
Live well...you must be happy


credits: allfordrama.com + metaal-head.org

[Tak Berjudul]




Legam,

Saat hasrat mulai tergenggam

Menari dalam dekapan temaram

Meliuk,

Mengutuk nurani yang terpuruk

Menggoda,

Menista tiap jiwa yang menggila

Menggeliat,

Hingga tertambat pada penat

Gelisah,

Pasrah pada pilihan arah





Pojok Perpustakaan Matsanba, 5 Juni 2012


Monday, June 4, 2012

Infinite: Only Tears Lyrics, Romanization, Translation





Click Here for download the song



사랑한다 미안하다 그래 더는 안되겠어.
난 다가갈 자격 조차 없어 날 사랑하지 마 .
내겐 마음을 내어줄 여유도 없어.
매일을 힘겹게 살고 하루가 버거워 울고.
오 난.. 네게 줄 수 있는게 없어 missing U.
따뜻한 말도 못해 I missing U.
감히 바랄 수도 없어 I missing U.
이렇게 밀어내 .
내겐 가진건 심장뿐 못난 놈이라.
참고있어 아프지만 내겐 눈물도 사치야.
널 바라볼 자격 조차 없어 날 바라보지 마.
알아 너 있는 그곳에 내 맘이 있어.
숨결이 닿을 거리에 언제나 같은 자리에.
오 난.. 네게 줄 수 있는게 없어 missing U.
따뜻한 말도 못해 I missing U.
감히 바랄 수도 없어 I missing U.
이렇게 밀어내 .
세상 누구보다 너를 사랑하기에 참아 더.
오 난.. 니 손 잡아줄 수가 없어 missing U .
눈물만 안길까봐 I missing U.
함께 하잘 수가 없어 I missing U.
힘겹게 돌아서 .
내겐 가진건 심장뿐 못난 놈이라.



ROMANIZED

[Sung Jong] Saranghanda mianhada
Geurae deoneun andoegesseo;
[Dong Woo] Nan dagagal jagyeok jocha eobseo
Nal saranghaji ma;
[L] Naegen maeumeul naeeojul yeoyudo eobseo;
[Hoya] Maeireul himgyeopge salgo
Haruga beogeowo ulgo;
[Sung Gyu] O nan.. Nege jul su inneunge eobseo
Missing u
Ttatteutan maldo motae
I missing u;
[Woo Hyun] Gamhi baral sudo eobseo
I missing u
Ireoke mireonae;
[Sung Gyu] Naegen gajingeon simjangppun motnan nomira;
[Sung Jong] Chamgoisseo apeujiman
Naegen nunmuldo sachiya;
[Dong Woo] Neol barabol jagyeok jocha eobseo
Nal baraboji ma;
[Sung Yeol] Ara neo inneun geugose nae mami isseo;
[Hoya] Sumgyeori daheul georie
Eonjena gateun jarie;
[Sung Gyu] O nan.. Nege jul su inneunge eobseo
Missing u
Ttatteutan maldo motae
I missing u;
[Woo Hyun] Gamhi baral sudo eobseo
I missing u
Ireoke mireonae;
[Sung Gyu] Sesang nuguboda
Neoreul saranghagie chama deo;
[Sung Gyu] O nan.. Ni son jabajul suga eobseo
Missing you
Nunmulman angilkkabwa
I missing you;
[Woo Hyun] Hamkke hajal suga eobseo
I missing you
Ireokke doraseo;
[Sung Gyu] Naegen gajingeon simjangppun motnan nomira
TRANSLATION
I love you. I’m sorry
But i can’t do this anymore
I don’t even have the right to get close to you
Don’t love me
I don’t have the ease of being able to give you my heart
I live every day beyond my strength
Each day is too much so i cry
Oh, i.. I don’t have anything i can give you
(but i’m) missing you
I can’t even give you loving words
But i’m missing you
I can’t even boldly wish for you to be mine
But i’m missing you
So i push you away
Because i’m a guy who has nothing but his own heart
I’m holding back, even though it hurts
Even tears are a luxury for me
I don’t even have the right to look at you
Don’t look at me
I know that my heart is wherever you are
Close enough our breaths can touch
Always in that same place
Oh, i… i don’t have anything i can give you
(but i’m) missing you
I can’t even give you loving words
But i’m missing you
I can’t even boldly wish for you to be mine
But i’m missing you
So i push you away
More than anyone else in this world
I love you, so i hold back
Oh i… i can’t hold your hand
But i’m missing you
I’m worried i might just have my tears to hold
So i’m missing you
I can’t tell you to stay with me
But i’m missing you
So it’s too much, but in the end
It’s because i’m a man who has nothing but his own heart
 
Cr: Melon.com. ; Pop!gasa

Resep Bulgogi



Bulgogi. kalau kita denger kata Bulgogi bawaannya pasti langsung mikir ke "daging". Ya iya lah, Bulgogi kan emang daging *jiah* hahaha. Bulgogi adalah makanan khas berupa daging panggang dari Korea yang berasal dari kata 불 (bul) yang berarti api dan 고기 (gogi) yang berarti daging.

Sebenarnya Bulgogi ini nggak terlalu beda sama daging panggang biasanya. yang membedakan cuma penggunaan cooking rice wine, sambal khas korea (gochujang 고추장), dan pasta kedelai khas korea (ssamgjang 쌈장). Cuma, karena aku nggak mengkonsumsi alkohol dalam bentuk apapun, jadi rice wine nggak masuk. terus, karena pasta kedelai khas korea-nya juga out of stock waktu aku beli, jadi yah eliminasi pula, hehehe alesan ajah yah  :p Tapi tenang aja, rasanya nggak kalah heboh kok dari aslinya hahahaha. Yukk diintip resepnya :D

Bahan:
  • 750 gram daging sapi sirloin (nggak ngerti sirloin yah pilih daging yang dikit serat putihnya >.<)
  • 100 gram jamur shitake/hioko, iris tipis (kalo nggak ada ya seadanya aja. aku pake jamur tiram)
  • 1 butir bawang bombai, iris tipis
Bumbu:
  • 2 batang daun bawang, iris halus
  • ¼ butir bawang bombay, cincang halus
  • 1 sdm kecap manis
  • 3 cm jahe, parut halus
  • 2 sdt minyak wijen
  • 2 sdt gula pasir
  • ½ sdt merica bubuk
  • 1 sdt wijen, sangrai (aku pakai wijen yang sudah mateng. ada di toserba)
  • Gochujang secukupnya (aku pakai setengah sendok aja)
 Cara Memasak:
  1. Campur daging, jamur dan bawang bombai dalam mangkuk, sisihkan. Rendam daging dengan bumbu perendam sampai meresap.
  2. Panaskan wajan antilengket. Panggang daging berbumbu sampai matang. Angkat. Taburi dengan wijen dan irisan daun bawang, bulgogi siap disantap dengan nasi panas dan kimchi (kalau sudah buat). hehehe.. Selamat mencoba ^^
Mohon maaf, nggak sempat motret bulgogi yang hasil karyaku sendiri. Soalnya habis dari panggangan, si bulgogi langsung meluncur dengan sukses ke mulut, jadi nggak kepikiran buat motret2 >.<
O iya, bulgogi ini daging sapinya bisa juga diganti dengan daging ayam, ntar jadinya chicken bulgogi. Tapi masih belum sempat acak-acak dapur lagi. jadi belum tau gimana. hahaha *ahli alesan aja*


Sumber di Sini (dengan beberapa pengubahan sesuai situasi >.<)

Thursday, May 31, 2012

Yang Paling Penting (Cerpen Lan Fang)



Di rumah. Hujan. Di teras. Duduk. Air jatuh satu-satu dari bibir genting. Menciprati lantai. Menggenangi rumput. Susul menyusul. Menjadi bunyi yang paling sepi. 

Kamu suka musik klasik atau musik jazz?" tanyamu, seakan-akan itu adalah pertanyaan penting. Padahal, itu tidak penting. Karena aku punya pertanyaan lain yang lebih penting untukmu. "Kamu suka hujan waktu pagi hari atau sore hari?" Ini pertanyaan penting untukku. Tetapi aku tahu bahwa itu pertanyaan yang tidak penting menurutmu.

Karena kira-kira aku sudah tahu apa jawabanmu. "Hujan bikin becek, banjir, dan macet."
Tetapi apakah kau tahu kalau serakan hujan tampak berkilau di ujung lancipnya rerumputan? Aku ragu, kau tahu itu. Aku juga tidak merasa yakin kalau kau pernah mencium wangi cemara yang mengambang di udara sehabis dibasahi hujan. Jadi akulah yang menambang semerbak itu. Harum sunyi paling abadi. Ada di hati manusia yang sendiri.

Tidak ada kamu. Tidak tahu kamu sedang apa.

Mungkin benar bahwa kamu sedang berlatih memainkan musik klasik atau musik jazz. Tetapi aku tidak tahu bagaimana pastinya. Kemudian kamu berkata padaku "kamu memang tidak tahu kalau satu oktaf sebetulnya ada dua belas nada. Terdiri dari tujuh bilah putih. Dan lima bilah hitam. Ini penting! Bukan cuma delapan nada yang seperti kamu katakan. Tidak cuma do re mi fa sol la si do. Kamu tidak tahu."

Ya, aku memang tidak tahu. Seperti aku tidak tahu kenapa pikiranku gentayangan mencarimu. Padahal, aku tahu ada suara langit yang resah. Ada pesawat terbang menerjang hujan. Juga ada burung kecil yang nekat menerabas hujan. Aku tahu pesawat terbang dan burung kecil itu sedang saling bersaing. Pesawat terbang harus mendarat di landasannya. Burung kecil harus mencapai gerombolan cemara. Aku tahu keduanya sedang balapan menghindar dari basah. Tetapi aku tidak tahu yang mana dari mereka yang akan berhasil lebih dahulu. Seperti aku tidak tahu kamu sedang di mana.

Mungkin kamu sedang terjebak macet karena banjir. Maka kamu pasti sedang mengutuk hujan yang tidak berhenti sejak siang tadi. Karena hujan pasti membuat semua rencanamu tertunda. Sudah pasti semua rencana yang penting, menurutmu. Termasuk acaramu, latihan piano. Itu salah satu hal yang penting buatmu. Tetapi itu bukan acara penting untukku. Bagiku yang kulakukan sekarang juga penting. Duduk-duduk menonton hujan. Bukankah seharusnya kulakukan bersamamu? Tetapi kamu menganggapnya tidak penting.

"Ayo, cepat, habiskan baksomu. Sebentar lagi hujan. Nanti kamu kehujanan," katamu. Lagi-lagi aku tidak tahu, yang mana yang penting untukmu. Bakso, hujan, atau aku? Karena yang penting bagiku adalah waktu bersamamu. Tidak ada bakso, tidak mengapa. Kehujanan pun tak apa. Tetapi ada kamu. Ada kamu yang mendengarkan ceritaku tentang bakso. Tentang hujan. Tentang kamu.

Jadi ketika kau melempar aku begitu saja di halaman sebuah toko buku, aku tidak tahu kau kemudian menjadi apa. Apakah kamu menjadi pesawat terbang? Ataukah menjadi burung kecil? Apakah kamu sedang menuju landasan? Ataukah kamu justru sedang tergesa mencari cemara? Yang kelihatannya penting, walaupun aku tidak tahu apakah itu benar-benar penting adalah kau sedang terburu-buru. Mungkin sedang memburu. Atau sedang diburu.

Ah, itu sudah tidak penting lagi bagiku. Karena sudah hujan. Sudah angin. Sudah dingin. Sudah basah.

Masih di rumah. Masih hujan. Masih di teras. Masih duduk. Dan masih saja air jatuh satu-satu dari bibir genting. Juga masih menciprati lantai. Sudah pasti masih menggenangi rumput. Tentu masih susul-menyusul. Benar-benar masih menjadi bunyi yang paling sepi.

"Nanti aku ke rumahmu. Agak malam. Karena sekarang masih hujan. Masih banjir. Masih macet," katamu.

Kali ini kulakukan sesuatu yang penting menurutku. Kubuka pagar lebar-lebar. Agar nanti mobilmu bisa langsung masuk ke car port. Sehingga ketika kau turun dari mobil, kau tidak kehujanan. Tidak kena angin. Tidak dingin. Tidak basah.

Tetapi yang kulakukan ternyata tidak penting untukmu. Kau tetap memarkir mobilmu di jalanan. Di sisi luar pagar. Kamu turun, berlari kecil menembus rintik. Kamu kehujanan. Kamu kena angin. Kamu kedinginan. Kamu basah.

Sekian banyak kita bersisipan di antara yang penting dan tidak penting. Apakah sejenak ada suara hujan menyelinap di antara nada-nada musik klasik dan jazz yang kau mainkan? Sehingga aku tidak tahu, mana yang sungguhan penting dan mana yang tidak penting. Aku juga sudah tidak bisa membedakan irama hujan atau denting piano.

Akhirnya, sampai juga kita kepada satu kata sepakat. Secangkir coklat panas. Kau menyeruputnya. Dan aku bahagia melihat wajahmu mulai memerah. Tidak pias. Tidak pucat. Sudah hangat.

"Kamu suka musik klasik atau musik jazz?" kamu masih saja mengulang pertanyaan yang kamu anggap penting itu.

"Kamu suka hujan waktu pagi hari atau sore hari?" akhirnya kutanyakan juga pertanyaan yang kuanggap penting ini.

"Aku mau bikin lagu untukmu. Lagu tentang hujan," katamu tetapi bukan menjawab pertanyaanku.

"Lagu hujan adalah lagu yang paling aku suka," kurasa kata-kataku juga tidak menjawab pertanyaanmu.

Kemudian seperti biasa kamu berlalu. Tetap terburu-buru. Aku tidak tahu apakah kamu sedang 
memburu atau sedang diburu hujan. Itu sudah tidak penting lagi.

Tahukah kamu kalau aku ingin menyampaikan ada yang lebih penting?

Bila kamu memeluk hujan, itu aku. Bila kamu menyentuh dingin, itu aku. Bila kamu mencium angin, itu aku. Maka kamu adalah tanah yang begitu tabah menadah basah.

Kurasa ini paling penting!


Cerpen pernah dimuat di Pikiran Rakyat, 17 Mei 2008.

Monday, May 14, 2012

Bali *Part 2*

Baru isa menjamah blog lagi lah saia -_- *malas kalii* jadi isinya kali ini cuma posting2 geje. Gambar2nya geje pula. Biarlah yang penting saia mosting wkwkwk *Plakk*

ini lanjutan kumpulan kegokilan saia d Bali bersama temantemans. hedeuhh.. sekarang mereka pada dah jadi emak2, ada juga yang 'bonussannya' sudah dua >.< Pertanyaannya adalah.. AKU KAPAN?? huhuhu entah yah.. Tuhan aja kali yang tahu =P *semakin geje bahasanya* Yasudlah.. cekicroot~~




 












miring kiriiiii


Ganti ke kanaaaannn XD

*ngek* -_-